Daftar jadi member Tulipware bisa sms/telpon ke nomor yang ada disini atau via email. Juga .... melayani daftar member & order barang secara online, diantar pakai JNE/Dakota/Pos/Indah Cargo/Wahana/kurir.... thank's

Welcome ...

Selamat datang di website/blog Twin Tulipware SC. Tambun Bekasi...
Twin Tulipware Indonesia didirikan pada tahun 2000, bergerak dibidang pemasaran & produksi perlengkapan alat-alat rumah tangga yang terbuat dari bahan plastik, dengan merk dagang Twin Tulipware, yang memiliki komitmen tinggi terhadap mutu.
Keunggulan produk Twin Tulipware adalah memiliki desain & warna yang unik, kualitas sesuai dengan JIS (Japan Industrial Standard), BPA Free, Excellent Food Grade, Limited Lifetime Guarantee dan Anti Bacterial.
Twin Tulipware adalah Produk Nasional Berkualitas International

Info Gathering & Promo Tulipware Update

Hadirilah & Raih Kesuksesan Disini..!

Gathering Serempak Twin Tulipware SC. Tambun
yang
akan diadakan pada:
Hari Selasa, 4 April 2017 Pukul 12.30 WIB
Tempat di Tulipware SC. Tambun Bekasi
"Launching Booklet/Katalog April 2017"


Promo MEMBER GRATIS :
~ Manfaatkan PROMO OMG (Week 14-17 2017)

Cukup dengan belanja minimal Rp. 170.000,- (Jawa) | Rp. 187.000,- (L. Jawa) Bisa jadi Member Tulipware Gratis

Bazar Murah Diskon Sampai Dengan 50%
~ Acara berlangsung hanya 2 jam & secara Offline - setiap hari kerja
(segera hubungi kami)


*Segera terbit Katalog Tulipware 2017 terbaru,
dapatkan di Stockist atau Cabang terdekat di kota Anda*

Salam Sukses..!
Katalog 2015 Twin Tulipware Online
Katalog 2017 - Klik Gambar


AGENDA & PROMO TWIN TULIPWARE
* Gathering Tulipware SC.Tambun Week-14
4 April 2017 | Jam 12.30 | di SC. Tambun Bekasi
* Promo Corporate Beli 100 Produk Free 50
Beli 100 pcs gratis 50 pcs, all item produk plastik Tulipware
* Promo OMG Tulipware 2017
Promo Jadi Member Gratis di bulan April 2017

Tampilkan posting dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua posting

Rabu, 01 Juni 2011

Dunia Cemaskan Wabah E-Coli, Indonesia Sudah Biasa

Dunia Cemaskan Wabah E-Coli, Indonesia Sudah Biasa
INDONESIA mulai memasang garis waspada bagi bakteri E-coli yang sedang mewabahi dunia, terutama Eropa. Bisakah dikatakan terlambat bila Indonesia baru mengangkat isu ini sekarang?

“Karena orang bule yang terkena wabah, jadi semua heboh. Bagi orang Indonesia, ini sih sudah biasa. Kasus diare karena bakteri E-coli di Indonesia sebenarnya sangat banyak,” kata dr Imranito, internis dari OMNI Medial Center ketika dihubungi okezone lewat ponselnya, Selasa (7/6/2011).

Penyebab utama, tandas dr Imranito, lantaran sanitasi yang buruk. Dokter yang juga berpraktik di Medika Permata Hijau ini mengakui bahwa tingkat kebersihan negara Barat jauh lebih baik ketimbang Indonesia.

“(Penyebabnya) bukan karena mereka biasa minum langsung dari air ledeng atau makan sayuran mentah. Sanitasi mereka jauh lebih baik dari kita. Penyebaran bakteri mungkin saja dari imigran yang datang,” ujarnya.

Menurut dr Imranito, semua makanan yang tidak dimasak dengan sempurna bisa menjadi sarana penyebaran bakter E-coli. Juga, makanan yang dicuci dengan air yang tercemar E-coli, misal tercemar tinja yang memang banyak mengandung E-coli.

“Ini yang coba disampaikan Jerman. Dia mau ngomong bahwa sayuran dari Spanyol disiram dengan air tercemar tinja. Saya sendiri enggak bisa bilang kalau isu ini ada unsur politis,” tukasnya.

Dalam fase waspada, Kementrian Kesehatan menganjurkan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dokter supel ini memaparkan tindakan solutif yang bisa diambil masyarakat.

“Cuci sayuran dengan air matang atau di bawah air yang mengalir, olah makanan dan minuman dengan sempurna, dan cuci tangan sebelum makan,” tegasnya.

Kemenkes juga memperketat impor dari Eropa dan mengamati warga negara Indonesia sehabis bepergian ke Jerman atau negara Eropa, apabila di bandara atau sesudahnya, mereka mendapat gejala sakit perut, diare hingga diare berdarah. Mereka harus dirujuk ke rumah sakit.

Sumber : Lifestyle OkeZone

Bakteri E-Coli Menyebar Lewat 3 Jalan Ini

Bakteri E-Coli Menyebar Lewat 3 Jalan Ini
WABAH infeksi Escherichia coli (E-coli) meluas dan mendatangkan kekhawatiran di seluruh dunia. Tiga jalan diyakini menjadi sarana penyebarannya.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan terus memantau perkembangan kasus penyakit akibat bakteri E-coli. Seperti dikutip dari Sindo, Kemenkes meminta jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes Tjandra Yoga Aditama menuturkan, sebagian besar strain E-coli sebenarnya tidak berbahaya dan dapat ditemukan pada usus manusia atau hewan berdarah panas. Namun, strain E-coli tertentu dapat menimbulkan penyakit berbahaya dan mematikan seperti yang terjadi di Eropa sekarang ini.

Menurut data, mulai 2 Juni 2011, di Jerman terdapat 1.733 kasus dan 17 kematian. Wabah E-coli telah menyebar ke berbagai negara di Eropa, seperti Austria, Republik Ceko, Denmark, Prancis, Belanda, Norwegia, Polandia, Spanyol, Swiss, dan Inggris. Kabar terakhir menyebutkan, Amerika Serikat juga terdapat korban wabah E-coli.

Seperti dipaparkan dr Imranito SpPD, penyebaran bakteri E-coli bisa melalui tiga jalan, yakni antarorang, makanan-minuman, serta binatang.

“Pertama, antara orang ke orang, kemudian dari makanan-minuman yang tidak dimasak dengan sempurna, dan bisa pula lewat binatang yang telah terinfeksi lalu menyebarkannya ke makanan dan dikonsumsi manusia, misalnya lalat,” kata internis yang berpraktik di OMNI Medial Center dan Medika Permata Hijau Jakarta ini ketika dihubungi okezone lewat ponselnya, Selasa (7/6/2011).

“Semua makanan yang tidak dimasak dengan sempurna atau dicuci dengan air yang tercemar e-Coli, mungkin saja karena sudah tercemar dengan tinja yang memang banyak E-coli juga menjadi sumber penyebaran,” imbuhnya.

Kemunculan bakteri E-Coli disinyalir lantaran aneka sayuran impor asal Jerman, seperti ketimun dan toge. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih sempat menjelaskan, bakteri E-coli kebal terhadap obat antibiotik dan dapat menyebabkan kematian karena memicu pendarahan yang parah.

Gejala infeksi akibat terjangkit bakteri E-Coli biasanya berupa diare, mual, demam, dan muntah. Sementara, gejala infeksi paling serius berupa gagal ginjal akut disertai kerusakan sel darah merah, gangguan syaraf, stroke, dan koma sehingga tingkat kematiannya bisa sebesar 3-5 persen.

“Masa inkubasi bakteri sekitar 6-24 jam hingga akhirnya gejala jadi semakin parah pada tubuh yang terjangkiti. Kalau tidak segera ditangani, gejala terparah bisa mengakibatkan kematian karena dehidrasi berat. Kalau gejala baru muncul 48 jam kemudian, itu berarti bukan akibat bakteri E-coli,” imbuhnya.

Satu-satunya cara membasmi penyebaran bakteri E-coli adalah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS); mengolah makanan dan minuman dengan sempurna serta mencuci tangan sebelum makan.

Sumber : Lifestyle OkeZone

Twin Tulipware SC. Tambun © 2011 - 2017. Redesign by :Tulip Sponsored by: Fanpage Tulipware & Twitter Tulip